PT KAI Tambah Stasiun Pemberhentian KA Pandanwangi Mulai 11 Agustus 2025. Hal ini terkait dengan ditutupnya akses utama jalan penghubung Jember – Banyuwangi. Jalur Gumitir ditutup total. Arus lalu lintas dialihkan ke jalur Situbondo dan beberapa jalur alternatif menuju Banyuwangi. Hal ini berakibat pada tersendatnya arus lalu lintas di jalur darat tersebut.
Untuk sedikit mengurai kepadatan lalu lintas tersebut, diambil kebijakan menambah stasiun pemberhentian pada KA Pandanwangi. Ada 6 stasiun pemberhentian tambahan KA Pandanwangi mulai tanggal 11 Agustus – 30 September 2025 dengan opsi akan dievaluasi lebih jauh.
Kereta Api Pandanwangi adalah kereta api lokal Daop 9 Jember penghubung Jember – Banyuwangi. Kereta ini melewati bisa menjadi pengurai kepadatan jalan raya akibat ditutupnya akses jalan Jember – Banyuwangi via Gumitir. Selain KA Pandanwangi, ada kereta jarak jauh yang bisa menghubungkan dua kota tersebut.
Baca Juga Jadwal Kereta Api Pandanwangi
Kereta api menjadi solusi atas kemacetan di jalan raya. Akan tetapi, tidak semua stasiun kecil ada kereta yang berhenti. KA Pandanwangi yang merupakan kereta lokal subsidi ditambah stasiun pemberhentiannya di Stasiun Ledokombo, Sempolan, Garahan, Glenmore, Sumberwadung, Argopuro. Penambahan 3 Stasiun di wilayah Jember dan 3 Stasiun di wilayah Banyuwangi.
Ada dua kali perjalanan KA Pandanwangi tiap harinya. Keberangkatan Jember pagi dan siang hari, keberangkatan Banyuwangi pagi dan malam hari.
Keberangkatan KA Pandanwangi mengalami perubahan jadwal karena ada penambahan stasiun pemberhentian. Cek kembali tiket dan jadwal perjalanan anda, jangan sampai salah jadwal sehingga ketinggalan kereta. Stasiun Pemberhentian KA Pandanwangi Mulai 11 Agustus 2025 ditambah 6 stasiun.






