Kereta Petani Dan Pedagang Hasil Karya Balai Yasa Surabaya Gubeng. Pertama kali muncul di publik pada Hari Jum’at tanggal 15 Agustus 2025. Belum diperkenalkan, sifatnya cuma ujicoba lintas. Publik sudah mengetahui bocoran eksterior kereta dan sedikit interior kereta. Kereta ini menjalani ujicoba lintas Surabaya Pasarturi – Lamongan. Kembali lagi dari Lamongan tujuan Surabaya Surabaya Pasarturi.
PT KAI membuat inovasi lagi, kali ini bertepatan dengan HUT Republik Indonesia ke-80. Dia adalah Kereta Petani dan Pedagang buatan BY Surabaya Gubeng. Ciri yang mudah dikenali adalah : rangkaian kereta berwarna hijau tosca, garis tebal di bawah jendela berwarna hijau, ada gambar padi berwarna putih di ujungnya.
Menurut kabar yang beredar, kereta ini akan diperuntukkan petani dan pedagang. Konsepnya bagaimana? kita tunggu kabar lebih lanjut.
Susunan rangkaian pada ujicoba Hari Jum’at tanggal 15 Agustus 2025 adalah Lokomotif, 3 kereta kelas bisnis (kereta petani dan pedagang) , 1 kereta kelas ekonomi (kereta petani dan pedagang), 1 kereta bagasi hijau cargo dan 1 kereta pembangkit ss new generation.
Desain kereta ini dibuat inklusif. Kursi di desain menyamping seperti angkot atau KRL. Ruang tengah mejadi lapang, lebar, pintu bordes lebar, sekat partisi dihilangkan, dan kapasitas kursi disesuaikan agar memudahkan akses barang maupun hasil panen. Toilet serta rak bagasi tetap tersedia untuk menjaga kenyamanan penumpang. AC sudah Central, Bogie K8 dimana sudah Support kecepatan 120 km/jam.
Setelah ujicoba lintas, DJKA Kemenhub akan terlibat dalam sertifikasi agar aspek keselamatan terpenuhi sebelum resmi dioperasikan di wilayah Daop 8 Surabaya. Kita tunggu akan digunakan untuk kereta apa rangkaian kereta ini.





